Penjelasan Ending Interstellar


InterstellarWho are “they” and the ending?

Zerosumo.net – Hal inilah yang menjadi pergunjingan dan perdebatan umat manusia yang terlalu gemar menonton ketika sudah keluar dari bioskop. Sudah banyak teori-teori ‘gila’ yang saya baca dan lumayan membuat otak ini berasap, tapi saya menemukan konklusi yang mungkin paling masuk akal untuk dibedah bersama. Selama film ini berjalan, kita diberi tahu oleh para ilmuwan tersebut bahwa worm hole itu adalah hadiah dari “mereka”. Siapa itu “mereka”? Lalu Cooper menyimpulkan ketika dirinya berada di dimensi kelima, bahwa mereka adalah manusia di masa depan yang sudah sangat ‘advanced’ dan menguasai hukum dan ilmu alam semesta sehingga bisa membuat dimensi kelima untuk menolong para leluhurnya alias Cooper.

InterstellarTapi kalau Cooper tidak masuk ke black hole dan bumi tidak terselamatkan, lalu siapakah manusia di masa depan itu? Anda harus berpikir ala Terminator disini, kalau Kyle Reese tidak dikirim ke masa lalu maka John Connor tidak akan pernah ada di masa depan. Karena sebenarnya Kyle Reese itu ayah dari John Connor sendiri. Intinya, manusia masa depan itu eksis karena Cooper bagaimanapun juga pasti masuk ke black hole dan mengirim pesan ke Murphy yang masih berumur 10 tahun, hal itu adalah peristiwa alam yang tak mungkin tak terjadi karena kalau mengingat ke Hukum Murphy yang terus-terusan disinggung dari awal film, Hukum Murphy bukanlah sesuatu yang buruk akan terjadi, tapi yang akan terjadi maka terjadilah. Ini merupakan reaksi berantai yang sudah dipicu oleh Cooper sejak alam semesta terbentuk. Gampangnya adalah, anomali aneh yang terjadi di kamar putrinya memang sudah menjadi garisan takdir bahwa Cooper suatu saat akan kembali lagi kesitu dan memberi tahu putrinya bahwa kunci dari semua ini adalah pesan Cooper dari dalam dimensi kelima yang suatu saat akan diterjemahkan oleh putrinya sendiri.

Interstellar CoopTapi di ending, bumi tetap tidak terselamatkan dan manusia tinggal di stasiun luar angkasa ala film Elysium, jadi siapakah manusia masa depan tersebut? Teori ini yang menarik, karena di ending, Cooper diberitahu oleh Murphy yang sudah tua renta bahwa Brand masih ada di galaksi lain, lebih tepatnya di planet ketiga, yaitu Planet Edmunds yang ternyata kita lihat bahwa planet itulah yang memang bisa jadi planet baru untuk manusia tinggali. Lihat ketika Brand membuka helmnya, ada oksigen dan permukaan planetnya berbatu dan bertanah, itu membuktikan bahwa plan A tetap berjalan yaitu rumus gravitasi dan tetek bengek lainnya berhasil dipecahkan oleh Murphy, tapi plan B pun ternyata berhasil.

Interstellar BrandHal tersebut mengindikasikan bahwa manusia masa depan yang menciptakan dimensi kelima dan menolong Cooper dari black hole adalah keturunan dari manusia di Planet Edmunds, koloni baru yang dimulai oleh Brand. Bagaimana? Sudah mulai tercerahkan atau sudah mulai makin pusing? Ha-ha. Intinya jangan berpikir time paradox di Interstellar ini, tapi lebih pada ke Hukum Murphy yang entah kenapa terus disinggung dari awal. Yang akan terjadi maka terjadilah, serentetan peristiwa yang dipicu Cooper memang akan terjadi, bahkan sampai aksinya masuk ke black hole pun sudah akan diprediksi terjadi. Itulah yang membuat ayah Cooper—Donald—selalu berkata bahwa Cooper itu lahir terlalu awal 40 tahun, karena mungkin dirinya memang disiapkan untuk peristiwa yang terjadi di masa yang akan datang, perisitwa dimana perjalanan antar galaksi sudah menjadi perjalanan yang lumrah dilakukan, dan Cooper adalah orang yang lahir untuk itu.

Interstellar GargantuaMisteri alam semesta memang tidak ada habisnya, setidaknya dengan Interstellar, kita diajak untuk lebih mengenal alam semesta yang luas ini lewat karya ambisius Christopher Nolan. Perdebatan pun bukan hal yang aneh, justru makin mengukuhkan kalau sutradara kelahiran Inggris itu memang senang membuat film dengan ending yang efeknya bakal diperbincangkan orang banyak dalam jangka waktu yang cukup lama. Satu hal kalau anda jeli, ketika adegan Brand terasing di Planet Edmunds, dibelakang dirinya ada sosok ‘blurry’ yang seperti sedang berdiri dan melakukan sesuatu, apakah itu CASE? Robot yang menemaninya ke Planet Edmunds ataukah orang lain yang selamat dari kru Edmunds? Apakah Brand benar-benar sendiri di planet itu, ataukah koloni memang sudah terbentuk? Ha-ha. Silakan berdiskusi deh, adios!

NB: Infographic soal timeline di film Interstellar, cukup mewakili, tapi ada sedikit kesalahan kalau gambar black hole yang disamping kiri itu bukan black hole melainkan worm hole. Ingat, worm hole tidak sama dengan black hole, black hole adalah Gargantua, masih banyak lho orang yang pusing soal perlubangan ini, he-he.Interstellar Timeline

88 thoughts on “Penjelasan Ending Interstellar

  1. Nah, yang jadi pertanyaan adalah kenapa “mereka” di masa yang lebih canggih menyelamatkan Cooper dan umat manusia lainnya lewat cara yang kelewat berat dan susah. Misal nih, kenapa ga wormholenya diletakkan aja di deket planet Mars kek yang lebih deket, dan kenapa harus lewat cara yang susah.. hehehe.. mungkin biar bisa jadi film yang bagus aja😀

    Like

    • Pertanyaan yg menarik, ini sama kayak yg nanya kalo emang Cooper bisa berkomunikasi lewat gravitasi kenapa dia gak bilang aja kalo planet miller dan planet dr. mann itu gak bisa ditinggalin ke Murphy yg masih muda?

      Sebenernya sih balik lagi ke Murphy Law itu, yang bakal terjadi maka terjadilah, sebenernya perjalanan ke Saturnus gak dibilang susah, mereka kan strugglenya pas udah di galaksi lain itu ketika harus milih diantara tiga planet dan satu blackhole. Jadi kalo dari pandangan ngeles sayah sih, manusia masa depan saat itu baru bisa menguasai hukum fisika alam semesta apapun itu namanya untuk bisa bikin wormhole terdekat ke bumi di planet saturnus, dan mereka rasa itu udah cukup untuk ngasih kode ke para leluhurnya kalo ada jalan untuk menyelamatkan bumi.

      Tapi kalo dari sisi hiburan, ya kata Niken betul, supaya filmnya lebih rame aja kali yah, hehe.

      Like

  2. “Tapi di ending, bumi tetap tidak terselamatkan dan manusia tinggal di stasiun luar angkasa ala film Elysium, jadi siapakah manusia masa depan tersebut? Teori ini yang menarik, karena di ending, Cooper diberitahu oleh Murphy yang sudah tua renta bahwa “Brand” masih ada di galaksi lain, lebih tepatnya di planet ketiga, yaitu Planet Edmunds yang ternyata kita lihat bahwa planet itulah yang memang bisa jadi planet baru untuk manusia tinggali. Lihat ketika “Brand” membuka helmnya, ada oksigen dan permukaan planetnya berbatu dan bertanah, itu membuktikan bahwa plan A tetap berjalan yaitu rumus gravitasi dan tetek bengek lainnya berhasil dipecahkan oleh Murphy, tapi plan B pun ternyata berhasil.”

    bukan brand kali yang di maksud, itu si amelia yang buka helm mah di planet edward kan?

    brand itu ya prof brand, kalo amelia itu anaknya. CMIIW

    Like

  3. Pingback: A Serious Review: Interstellar (VLog Review Eps.1) | zerosumo

  4. Iya sih make sense, tp di film nya sendiri tars ngasih tau ke coop klo masa lalu gabisa diubah. Berarti ‘they’ ini sndiri kan mau ngubah masa lalu leleuhurnya aka coop.
    Kejanggalan lain ada di dr maan. Relativitas ruang wkt planet nya maan tuh brp thn bumi per jam planetnya? Klo di artikel sblmnya disebut 10 thnan kan ya? berarti maan nya br sebentar bgt dong disana seolah olah trauma bgt udh lama gaketemu org sehabis hibernasi.
    Drmaan misal br 5 jam hibernasi, udh 50 thn aja dong di bumi. Sedangkan coop sendiri umur 40 br brngkt..
    Janggal bgt sih mnurut gua. Dan kalo prediksi nya maan pura2 depresi, masa 2 ilmuan plus 1 pilot berpengalaman ga peka sm sekali. Just my 2 cent

    Like

    • Betul sekali, masa lalu emang gak bisa dirubah, jadi kejadian di dalem dimensi kelima itu emang udah garisan takdir cooper kalo suatu saat dia bakal masuk kesitu dan ngasih clue ke anaknya soal rumus gravitasi. Makanya pas cooper nanya ke TARS di dimensi kelima gmana kalo ngasih clue berbeda ke murph, ngaruh gak? Lalu TARS bilang masa lalu gak bisa dirubah, jadi cooper pun ngasi tau murph buat mecahin teori gravitasi bukan nyuruh murph nolongin dia yang terjebak di dimensi kelima.

      Planet dr. mann itu siang hari dan malam hari masing2 67 jam, jadi kalo dikalkulasikan 67+67=134. Satu hari di planet dr. mann itu 134 jam yg berarti lebih lama dari planet bumi yang satu harinya 24 jam. 10 tahun yang disinggung di artikel itu cuma asumsi aja liat perbedaan waktu cooper yang udah ilang di luar angkasa ditambah umur cooper pas mau berangkat.

      Kalo kata banyak ilmuwan sih yang namanya space dementia (kegilaan di luar angkasa) itu normal terjadi, kemaren saya nonton soal itu di youtube, jadi sebentar atau lamanya seseorang di luar angkasa ngaruh banget, dan wajar aja kalo cooper, brand, romily dll gak sadar kalo dr. mann mulai stress ya karena mereka baru sekali ketemu dan belom pernah liat situasi kayak gitu.

      Atau dengan kata lain, biar filmnya makin menegangkan, karakter dr. mann yang gila itu emang sengaja dimunculkan, kalo dari yg saya baca review orang yang mengaitkan Interstellar sama hal religius, karakter dr. mann itu representasi manusia yang punya insting untuk bertahan tapi dalam skala lebih besar. Katanya sih yah, hehe…

      Like

  5. Makasih penjelasannya mas, sangat mencerahkan🙂

    insting survivor yg besar iya sih, tp kayanya lebih ke bbrengsek dr awal kayaknya.
    Doi sengaja malsuin data biar ga dikira gagal dalam tgs dan biar dijemput jg. Trs abis itu bunuh smua ranger. Udh deh dia balik ke bumi ngarang cerita dan jadi pahlawan haha

    Karena klo ngomongin unsur kejiwaan gua rasa yg harusnya paling gila adalah romily. di outer space 23 thn tanpa tau itu 3-3nya bakal balik apa nggk, terlebih dia yg paling bete sm kehampaan luar angkasa, hrs nya dia bisa lebih gila haha

    Izin bookmark blog nya, nyari di google ditunjukan jalan kesini oleh ‘they’
    Salam kenal
    Cheers

    Like

    • Haha thanks a lot altwins, senang bisa ikut berdiskusi juga soal film ini, emang seru sih kalo diskusi film2 nolan yg kayak gini, selalu membuka banyak kemungkinan2 baru…

      Iya soal kegilaan sih emang relatif seperti waktu (teori einstein) Jadi mungkin romily belum waktunya “stres” saat itu sedangkan dr. mann mungkin udah puncaknya, ya only god knows.

      But sekali lagi, karena tujuannya bikin film yg emang menegangkan, bumbu2 “kegilaan” kayak gini emang selalu ada di waktu yang krusial di film manapun, dan nolan berhasil membungkusnya jadi lebih menarik lewat Interstellar.

      Well, kita harus berterimakasih sama nolan karena udah bikin film yang engaging kayak gini, betul? hehe. Silakan sering2 mampir yah, semoga diskusi kita gak berakhir di Interstellar aja😀

      Like

      • Oh Romily gak hibernasi 23 tahun gan, kan ada dialognya pas si Brand nanya kenapa dia gak tidur aja? Trus Romily jawab “aku cuma tidur 2X, jadi kayaknya dia tidur terus bangun, terus tidur terus bangun lagi jadi gak hibernasi full selama 23 tahun🙂

        Like

      • Jauh sebelum film interstellar saya sendiri sudah suka nonton discovery science yang dipandu morgan freeman.

        Dan memang film interstellar mewakili pendapat sebagian besar saintis dan astronomi di US gan.

        Pertama adalah manusia itu harus hidup berkoloni di masa depan. Artinya selalu berusaha untuk mencari planet yang earth-like guna mendukung masa depan.

        Karena sifat planet-planet di jagad raya yang memiliki siklus mati, meledak, lalu muncul planet baru adalah suatu bentuk yang normal-normal saja di alam semesta dalam rentang waktu miliaran tahun.

        Kedua waktu itu sifatnya memang relatif. Tergantung gravitasi dan ruang. Semakin besar gravitasi maka waktu semakin cepat. Semakin lemah gravitasi semakin lambat waktu.

        Ketiga peradaban tertinggi manusia ada pada saat manusia bisa melihat alam semesta dengan lima dimensi. Sekarang kita hidup di tiga dimensi.

        Oh ya lubang cacing itu kalau menurut disc science tidak diciptakan. Melainkan ada pada setiap sudut galaxy. Seperti black hole. Hanya saja tergantung besaran ukurannya. Ada yang sekecil lubang jarum namun ada juga yang sebesar pesawat.

        Sayangnya interstellar tidak menyinggung dunia paralel / multiverse. Teori dimana bahwa universe seyogyanya adalah infinite tidak terbatas. Bahwa universe kita hidup berdampingan dengan universe-universe lain.

        Atau mungkinkah “They” itu berasal dari universe lain yang sudah advanced? 😊

        Like

      • Penjelasan yang sangat menarik, cukup menambah wawasan lagi nih.

        Betul, kalo ada pararel universe tentunya bakal lebih asyik, mungkin serial yang bisa memuaskan soal pararel universe itu Fringe buatan J.J. Abrams, cukup asyik itu series karena nyinggung soal pararel universe dan anomali-anomali di dalamnya.

        Siapa tau nanti bakal ada film keren lagi yang menyinggung soal pararel universe ini. Thanks atas penjelasannya nih mas😀

        Like

  6. Iya bener bgt tuh.. sbg awam, ak pikir worm hole or black hole itu proses alami alam semesta om.. anyway thx bgt, awalnya penasaran bgt sama dimensi kelima yg gk masuk akal, krn kurang nyimak ttg “them” yg trnyata advanced bgt.. semua2 ak pikir krn proses alam, haha.. googling2 ehh dpt situs ini.. thx pencerahana melalui bedah pelem ini om

    Like

    • Halo shelly!😀 thanks udah maen2 kesini.

      Sejatinya wormhole sama blackhole emang peristiwa alami alam semesta kok, blackhole sendiri kan terjadi karena bintang yang sudah mati kemudian meledak maka jadilah itu blackhole. Cuma lewat film ini kita dibawa lebih jauh untuk mengenal apa itu wormhole sama blackhole, pendekatannya emang lebih scientific dan emang lebih mudah dicerna bagi para penonton awam, good for us, right?😉

      Ya udah tonton sekali lagi, Interstellar ini worth untuk ditonton dua kali bahkan tiga kali sekalipun. Enjoy😀

      Liked by 1 person

  7. Banyak sedihnya dan keren banget. Tapu bingung apa yang dimaksud prof. brand bohong. Dia bohong tentang apa ya? Emang harus nonton berulang kali nih thanks hehehe

    Like

    • Maksudnya Prof. Brand bohong tuh dia bohong kalo rencana pertama, yaitu rencana yang nyari planet buat ditempatin manusia trus balik lagi ke bumi, itu bakal berhasil, pada kenyataannya hal itu impossible, makanya dia bilang kalau rencana pertama itu bikin orang lebih termotivasi padahal emang gak mungkin dilakukan.

      Karena pada dasarnya yang bener itu rencana kedua, yaitu pergi ke planet yang bisa ditempati manusia terus berkembang biak disana gak usah mikirin lagi planet bumi.

      Gitu kira2 bahasa gampangnya. Emang keren dan banyak momen mengharukan, hehe.

      Like

      • Hehe terimakasih atas penjelasannya. Emang ngerasa bodoh pas nontonnya haha. Mah nanya lagi tapi kenapa pas 5dimensi murphy yang terpilih, maksudnya yang milih siapa? Ga rela pas ketemu umur mereka malah terlampau jauh bukannya keliatan sama.😦

        Like

      • kalau soal yang milih Murphy siapa ya anggap itu adalah suratan takdir Cooper kalau suatu saat anaknya lah yang terpilih dan Cooper lah yang menunjukan jalannya. Ibaratnya itu kayak time loop yang udah dari sananya, gak usah dipikirin ampe sedetail itu juga sih, hehe.

        Gak rela emang, tapi efek mengharukan jadi sangat terasa yah pas akhirnya mereka bisa ketemu lagi walau beda usia, hehe.

        Like

  8. terimakasih banyak buat semua penjelasannya….ga kebuka semua sih…tp setidaknya ga gelap gulita ! pas coop diem2 pergi ama tars itu mau kemana ?yg saya pikir pertama adalah mau ke planet ketiga menemui brand….soalnya saya punya pikiran romantis coop lama2 suka ama brand…hehehe.dan gambaran melihat secara 5 dimensi itu gimana?maaf kalo pendapat saya terdengar bodoh….hehehe

    Like

    • Hehe, sama-sama, senang bisa membantu.

      Untuk soal Coop mau kemana di akhir film, jawabannya betul, mau ke planet ketiga nyusul Brand, tapi kalo bicara soal motivasinya karena Coop ngeceng si Brand sih ya saya juga gak tau pasti, hehe, yang jelas Coop menjalankan petuah anaknya yang terakhir yaitu harus jemput Brand yang mungkin bener-bener sendirian disana, soal cinta bisa datang belakangan, hehe.

      Gambaran melihat secara 5 dimensi mungkin seperti yang ada di filmnya yah, si Coop masuk ke lima dimensi dan terjebak di ruang yang gak mengenal waktu alias timeless space kalo kata beberapa orang, jadi disana ia cuma bisa mengamati apa yang terjadi di masa lalunya lewat belakang rak buku itu, hehe. Tapi Cooper tahu kalau gravitasi tidak mengenal waktu dan tempat makanya dia bisa ngirim pesan ke Murphy yang masih kecil lewat gerakan pasir, detik jam tangan dll, itu semua karena gravitasi.

      Jangan takut terdengar bodoh, saya juga gak pinter-pinter amat, toh kita kan disini semua untuk berbagi dan sharing pengalaman soal film yang udah ditonton, yang penting bisa saling mencerahkan🙂

      Thanks udah mampir, sering-sering mampir kesini yah.😀

      Like

  9. Kak, mo tanya. Knp Cooper pas mo keluar dri Miller hny pke Ranger yg ukurannya jauh lebih kecil dibanding dgn pesawat yg di pake Cooper pas mau keluar dari bumi. Pdhal gravitasi di Miller 130% dri grav di bumi. Mohon penjelasanny y Kak, mksih bnyk.

    Like

    • Gak usah bingung, itu emang pertanyaan sejuta umat kok, haha, salah satu plot hole yang mungkin dibuat gitu hanya untuk menambah ketegangan semata, hal yg lumrah sih, gak ada film yang gak ada plot holenya sama sekali, Interstellar termasuk salah satunya, hehe…

      Like

    • Soal planet miller sih emang paling kentara, sisanya sih normal2 aja, lagian film mana yg gak ada plot holenya, pasti ada sih semua, haha…

      Mending diomongin aja banyak hal yg belom terjawabnya biar kita bisa diskusikan bareng😉

      Like

    • sedikt sok tahu walau ga bener – bener amat, tidak ada temuan manusia yang benar – benar dibuat oleh manusia, misalnya energi. Energi ada dari awal mula penciptaan dan manusia dengan akal pikiran memanfaatkannya dengan berbagai cara. seperti itulah dimensi kelima, faktor X yang memungkinkan manusia memanfaatkannya menjadi istilah dimensi kelima pasti sudah tersedia begitu juga worm hole dan black hole.

      Dalam film ini they di asumsikan telah menempatkan worm hole, tidak pasti ini hanya asumsi. Perlu dicatat black hole ada karena meledak nya sebuah bintang, dan pada akhirnya inti bintang itu menarik serpihan planet bahkan cahaya menuju dirinya. Artinya ketika bintang itu belum hancur maka black hole tidak ada. Maka they bisa jadi telah mampu membuat peristiwa black hole pada titik yang tepat di miliaran titik di jagad ini sehingga black hole bukan menjadi ketiadaan namun menjadi jalan pintas menuju satu titik lain yang dinginkan.

      Like

  10. Maaf bukan nyinggung agama…
    saya cuma berpendapat… klo Isra’ Miraj semakin kuat…
    hehe..
    dan jika Lauh Mahfudz juga ada….

    Hmm… balik ke topik film…. satu hal yg ingin saya bingungkan apakah si coop hanya berada di horizon peristiwa Blackhole? Atau sudah mencapai singularitas ?

    Trus kayaknya si coop telah melebihi kecepatan cahaya… hehe…
    Emang dalam wujud 3D kita, tapi wadah 5D membuat coop mampu merasakan sensasi masa lalu… hehe
    Asumsi beratnya, perwujudan coop di 3D kita (persepsi amelia) lebih ke metafisika,,, hmmm atau ghoib… atau persepsi mekanika kuantum lebih ke photon atau malah takhyon….

    Lanjut itu, wormhole lebih kepada penembusan ruang… dan black hole lebih ke ruang waktu tetapi dominan waktu….

    Hmmm… hukum murphy… Kun Fayakun lebih tepatnya, jika kita lihat kata amelia, dimensi yang lebih tinggi emang cinta…. hehe… mengalahkan teori probability dan singularity yg ada…
    tepatnya kun fayakun adalah eksistensi bahwa Maha Pengasih dan Maha Penyayang adalah awal dari memulai sesuatu…heheh…
    kompleksnya Maha Benar ALLAH dengan segala firmanNya

    Like

    • Coop sudah mencapai singularitas yang jelas, karena dia udah masuk ke dalemnya blackhole dengan selamat (kecepatan tinggi)…

      Yap, murphy law mungkin bahasa ilmiahnya kun fayakun, hehe, saya juga gak menyangsikan hal tersebut kok, intinya interpretasi Interstellar bisa apa aja yang jelas esensi cinta yang jadi inti film ini gak hilang, karena cinta tidak mengenal ruang batas dan waktu, kudos to Nolan, right?😉

      Like

      • Tapi kabarnya Blackhole itu super hot lo? (Termodinamika)

        Trus kenapa si coop (spesies manusia) masih sanggup?

        Emang ada semacamThe Power of Love atau Mistis….heheh

        Like

      • Black hole di film ini juga kan based on theory nya kip thorne, jadi saya gak bisa ngasih penjelasan soal teknis black hole itu sebenernya hot atau nggak, hehe. Tapi kalo based on film kan dijelasin kalo gak ada yang bisa nembus black hole bahkan cahaya sekalipun kalau tidak dengan kecepatan yang tinggi. Nah cooper kan emang udah bermanuver lewat pesawat rangernya waktu mau meluncur ke titik black hole dengan kecepatan yang ngabisin waktu ampe 51 tahun waktu bumi (teori relativitas) jadi aja dia bisa melewati titik black hole dan sampai ke singularitas yang ternyata adalah dimensi kelima. Sekali lagi, itu based on movie ya yang ilmunya memang based on penelitian kip thorne yang udah meneliti black hole dari jaman stephen hawking masih sehat, hehe😉

        Like

  11. Menurut saya “Mereka” itu ya si Cooper dan TARS. Karena pas di ruang 5D si Cooper bilang ke TARS ‘Kau belum mengerti juga TARS? Mereka itu kita’.

    Dan, ingget nggak adegan awal film pas di pesawat. Pesawat Coop terlalu cepat lalu mesin mati, lalu mesin hidup lagi dengan kencang dan membuat si Coop terhentak kepalanya ke kursi pesawat? Pada saat itu si Coop pakai pakaian pilot warna hitam, yang digunakan saat akhir film saat dia mau ke planet Edmund, apakah dia berhasil ke planet tersebut?

    Like

    • “Mereka” dalam konteksnya cooper dan TARS itu manusia kok, maksudnya manusia di masa depan, yang udah menguasai hukum singularitas dll. Jadi manusia di masa depan sebenarnya udah mendesain cara untuk menyelamatkan ras mereka di masa lalu dan cooper adalah orang terpilihnya.

      Kalo soal adegan di awal itu murni mimpinya cooper bekas pengalaman terbang terakhirnya yang hampir jatoh, lagian pas cooper mau ke planet edmund pesawatnya beda, lebih kecil ruang kokpitnya, soal berhasil atau nggak sih itu gimana interpretasi penonton, karena bagi gw cooper berhasil soalnya dia emang cinta sama brand dan seperti kata film ini, cinta adalah segalanya, tidak mengenal ruang batas dan waktu😉

      Like

  12. Bunyi dari teori Murphy itu kyk gmna? Sampe skrg gak ngerti soal teori murphy ini. Apa fungsi dari rumus yg dikerjakan brdua Prof. brand sama murphy? Trus bgmnakah pnggunaan rumus itu stlah rumus itu brhsil di pecahkan murphy diakhir film?

    Like

    • Murphy’s law itu gini: anything that can go wrong, will go wrong. Tapi di film, cooper bilang ke murphy kalo murphy’s law itu bukan berarti sesuatu yang buruk aja yang bakal terjadi, tapi bisa aja sesuatu yang positif, jadi kayak anything that can happen, will happen. Rumus yang dikerjakan sama prof. brand dan murphy itu rumus gravitasi yang memungkinkan manusia bisa tinggal di luar angkasa layaknya di bumi. Penggunaan rumusnya kan jelas, di akhir pas cooper bangun dari rumah sakit ia ternyata bukan di bumi tapi di satelit yang lagi ngorbit planet, dan di situ kan cooper liat ada anak2 yang maen baseball tapi bolanya terbang ke atas nembus kaca rumah yang ada di posisi atas. Itu tandanya teori gravitasi udah dipecahkan si murphy, manusia udah bisa tinggal di luar angkasa tanpa harus melayang layang, mereka bisa jalan jalan seperti biasa kayak dulu di bumi tanpa khawatir bakal melayang layang, gitu lhooo, hehe.

      Like

  13. Pada dasarnya, itu semuakan hanya film utk menghibur orang, dan karya untuk meraih untung dari pencipta film, jadi wajar ajalah kalo ada yang dilebay2in atau ngebuat penonton jadi penasaran.Hahaha.. :v

    Like

  14. teori apa yang berhasil dipecahkan Murph sampe kegirangan gitu dan kalo emang bisa bikin stasiun luar angkasa kayak di film elysium itu kenapa gak buat dari dulu….??? bingung

    Like

    • Ya itu, teori gravitasi yg bisa bikin manusia bisa hidup di luar angkasa tapi ada gravitasi layaknya di bumi, nah makanya mereka baru bisa bikin stasiun luar angkasa di akhir film karena rumus gravitasinya kan baru ditransfer cooper dari dimensi lima ke murphy.

      Kenapa gak buat stasiun luar angkasa dari dulu? ya karena teori gravitasinya belom dipecahkan sama si prof brand, alias belum lengkap.

      Like

    • Gravitasi lah yang membuat planet bumi sampai dengan detik ini diketahui tempat paling ideal manusia untuk hidup. Gravitasi di bumi pun ada bukan karena tiba – tiba ada namun proses dari awal bumi terbentuk. Stop sampai sini mari kita pahami kata proses. Apapun yang berproses dapat dipelajari dan dibuat ulang, namun memahami sebuah proses apalagi membuat ulang bukan hal mudah butuh hitungan tepat hingga per mili kuantum. wajar kan murphy kegirangan

      Like

  15. Pas di ending,ane cek lagi gan,menurut ane itu adalah bendera Amerika Serikat yang sedang berkibar namun terlihat seperti “makhluk” sedang melakukan sesuatu. Gimana menurut kalian?
    Lalu..sebenernya kemana sih akhirnya para robot TARS,CASE dan yang lainnya?

    Like

    • Maksudnya di planet edmund? Iya emang itu bendera yang berkibar tapi ada bayangan yg kalo diasumsikan itu robotnya si Brand yaitu CASE sedang ngeruk2 tanah.

      TARS kan jelas dia ikut Cooper nyusulin Brand ke planet edmund, dan CASE jelas lagi nemenin Brand.

      Like

    • Paling suka bagian ini, bagian yang mengajak penonton untuk membuat ceritanya sendiri. aku coba tawarkan cerita aku yaa planet edmunds dinyatakan dapat ditinggali atas kesimpulan dari adegan brand junior buka helm dan duduk tidak melayang2. Brand junior duduk sendiri, mungkin sedih melihat prof edmund telah meninggal. dan brand junior menunggu dan melihat catatan eksplorasi planet ini oleh prof edmund semasa hidup, sambil sesekal menerawang hamparan planet untuk kesempatan kedua bagi manusia itu, lalu memutuskan tidur hibernasi. Mengapa dalam cerita aku prof edmund meninggal karena pada akhirnya prof edmund tahu, misi 3 orang peneliti ini adalah misi bunuh diri daripada tidur menunggu ketidakpastian beliau memutuskan eksplorasi planet dan meninggal.

      Like

      • sesuatu yang didepan selalu diambil dari yang belakang. Edmud meninggal karna yaa mungkin ada sesuatu yang/kesalahan yang dibuat. nah sebelum menyampaikan itu semua ke bumi, edmud meninggal. dan brand, yang sudah mengetahui itu gak bakal kan mengulangi kesalahan yang kedua kali. Brand punya teknologi yang lebih canggih, CASE… softwarenya pasti deperbarui kan? edmund juga punya “CASE” tapi old version,mungkin. Prof brand(ayah amelia) dan NASA itu kan belum mendapatkan catatan ttg planet edmund itu sendiri. Maka dari itu agar tidak mengulangi peristiwa spt itu, maka Amelia, dan 3 temannya diberi peralatan yg lebih canggih dari NASA harapnnya untuk mereka survive. kan ada plan A dan plan B? Edmund hanya mengerjakan plan A. Murphy’s Law.

        Like

  16. pas pertama kali masuk wormhole itu kenapa tangan amelia kok kaya rada hilang itu kata si amelia dia berjabat tangan dengan mereka? apa itu ada hubunganya dengan adegan terakhir ketika si coper mau keluar dari dimensi 5, di situ terlihat seperti seolah amelia menarik coper dari dimensi 5, begitukah?
    terus kenpa planet yang di kunjungi planet miller dulu gak edmund yg jelas bisa menompang kehidupan?
    bom populasi itu masutnya kaya gimana bisa dijelasin?

    Like

    • Iya itu dia jabat tangan sama si Cooper yg lagi di dimensi lima. Dimensi lima kan tidak mengenal ruang dan waktu.

      Kenapa miller dulu bukan edmund? Itu kan udah dijelasin kalo edmund itu jaraknya jauh, dan planet paling deket itu miller dan mann dulu. Jadi secara logika mereka mampir dulu ke yg deket sebelum ke yg jauh.

      Bom populasi itu maksudnya ya benih benih manusia yg udah ditabung di dalem toples yg ditunjukin Brand di awal sebelum mereka berangkat, kalo ntar udah nemu planet yg bisa ditinggali, itu benih benih dikembangbiakkan kayak macem bayi tabung gitu lah. Jadi kan populasi tumbuh dengan sendirinya.

      Semoga terjawab😀

      Like

    • mereka kan udh sempet debat tuh di pertengahan cerita… mmg yg pertama itu miller… tapi mereka berdebat pas mau berangkat di tujuan kedua… si amelia pengennya langsung ke edmunds tapi coop maunya ke planet dr. mann dulu… krn mmg ternyata si dr. mann memberikan data palsu, krn datanya sangat memberikan harapan besar… sedangkan si cew feel nya kuat ke edmund maklumlah ada rasa… tapi krn si coop pikir itu cm feel si cew yg krn suka ma edmunds jd dia gak ikutin.. dan akhirnya mrka ttp ke planet dr. mann yang ternyata palsu hehe

      Like

  17. Tapi yang masih bikin penasaran tuh sebenarnya Dr. Edmund tu masih hidup atau masih bertahan hidup ya disana… karena pas Brand buka helmnya diliatin kayak tenda2 yang kayaknya ada kehidupan disana… atau itu hanya tenda yang pernah dibangun oleh tim nya Dr. Edmund… itulah yg masih bikin sy penasaran sm adek sy… sampe kami ulangi trz bagian akhirnya… hahahaha

    Like

    • Edmund udah meninggal. Sebelum brand buka helmnya, dia kan lagi duduk di tumpukan batu2 yg kayak kuburan terus ada nametag Edmund disitu yang menandakan doski udah wafat dan dikuburkan disitu🙂

      Like

    • Karena pas balik dari dimensi lima, si Cooper terlempar lagi ke planet saturnus yang ternyata udah ada stasiun luar angkasa yang manusia buat, jadinya dia diangkut sama kapal patroli para manusia yang udah modern, inget ada perbedaan waktu yah, Cooper udah pergi lebih dari 70 tahun dari bumi, jadi pas balik lagi, manusia udah super modern.

      Like

  18. wah seru nih obrolannya. ni film memang bagus, terlepas dari beberapa hal yang agak janggal, misalnya kenapa planet di deket black hole bisa dapet cahaya padahal kan cahaya juga disedot ma gravitasi black hole yang sangat besar, makanya disebut blackhole juga alesannya gitu.

    Like

    • Mungkin pemahamannya gini, cahaya yang deket ke blackhole itu gak mungkin ada, sementara sumber cahaya kan matahari, dan matahari jaraknya jauh dari blackhole, bukan berarti cahaya bisa disedot sama blackhole, maksudnya, cahaya gak bisa ngelewatin inti blackhole, jadi kalo misal ngelempar matahari ke dalem blackhole otomatis si matahari pasti bakal ketelen tanpa ngeluarin cahaya lagi dari ujung blackhole. Itu mungkin pemahaman yang lebih tepatnya ya🙂

      Like

  19. Kak mau nanya nih, berarti si Dr.Edmund itu “gebetan” -there is something romantic between them si Brand gitu kan ya ? Trus pas manusia modern lg di stasiun Cooper mereka bakalan stay d sana apa lg otw ke planet Edmund ?

    Like

    • Ya kurang lebih gitulah, mau itu gebetan, mau itu penggemar berat, intinya si Brand punya rasa sama Edmund, gitu lhooo.

      Ya soal stay di sana atau nyusulin cooper sih saya juga gak tau, haha, yg jelas manusia selamat dari kehancuran bumi dan cooper bisa nyusul brand dan menemukan planet baru untuk dihidupi manusia.

      Like

  20. Apa maksud & apa yg akan dilakukan oleh dr. Mann selanjutnya setelah SEANDAINYA dia berhasil menyingkirkan Cooper & Endurance tidak meledak? Apakah dia akan pulang ke bumi? Mengapa Cooper dan Amelia serta Romily tidak diajak? Apa alasannya dia jadi jahat? Apakah dia sudah merencanakan ini semua? (trmasuk kematian Romily sebelum Mann hyper-sleep?)

    Like

    • Di sini sebenernya pribadi Dr. Mann itu udah kacau gara2 terlalu lama di planet es, dan dia tau balik ke bumi itu cuma menunda kematian, karena pada awalnya misi dari Prof Brand buat si Dr. Mann kan nyuruh untuk ninggalin bumi dan cari planet lain.

      Nah sementara Cooper pengen pulang ke bumi, yang mengakibatkan pesawatnya bakal diambil dan Dr. Mann gak mau hal itu terjadi, dia pengen tetep nyari lagi planet lain karena dia tau kalo pulang ke bumi itu sama aja sia2. Gitu lho.

      Soal Romily tewas karena ledakan sih kayaknya emang sesuatu yang diharapkan si Dr. Mann tapi bukan yg direncanakan dia, karena pada awalnya dia gak mau siapapun nyentuh robot KIPP, dan pas ada yg mau dia kayak tau kalo ada orang yg nyentuh itu robot bakal ada hal2 gak bener.

      Like

  21. Trus kan kata komen Kakak diatas, manusia dibumi blum bisa buat Stasiun Luar Angkasa krn blum nemu rumusan membuat gravitasi buatan sblum Cooper ngasih jawabanny ke Murph via gravitasi. Tapi di film, Endurance-ny kan bisa buat gravitasi buatan dgn cara muter2. Knpa Prof. Brand gak make konsep itu bwt bikin Stasiun Luar Angkasa? Maaf nih kalo nanya2 trus hehe🙂

    Like

    • Oh iya, gravitasi di pesawat luar angkasa kan emang bisa dibikin dengan cara kayak gitu, tapi bisa gak bikin rumah ada di atas kepala kita tapi tetep gak pusing pas kita jalan ke arah rumah yang ada di langit2 kayak di endingnya yg nunjukin ada yg maen baseball terus bolanya nembus kaca rumah di atas kepala mereka?😉

      Prof Brand udah tau solusi gravitasi tapi baru setengahnya seperti yang murphy bilang pas sebelum menuju rumah tom. Karena sisa rumus gravitasi itu ada di dalem black hole, yang akhirnya dikirim cooper ke murphy lewat kode morse di jam tangan, so setelah itulah kenapa murphy bisa menyempurnakan teori gravitas prof brand dan menyelematkan umat manusia yang mulai kehabisan nafas di bumi.

      Semoga tercerahkan yah😉 Intinya yg namanya film, semua film yg pernah ada di muka bumi ini gak ada yg selalu perfect kok, selalu ada celah kalo mau dicari terus2an, kalo suka nyari celah2 film kayak gini, tonton aja channel youtube judulnya cinema sins, dijamin disitu bakal terhibur total dah, karena motto mereka, no movie without sin, dan itu bener bangets, hehe.

      Like

  22. Tenang aja kak. Aku sering kok maen kesini soalnya review film2 kakak udah lumayan akurat kok sbgai referensi bwt nonton. Yg penting, updateny jgn lama2 haha. Trus kalo bisa, kalo ada berita2 trbaru ttg next project Nolan bahas juga disini wkwkwk

    Like

    • Haha, thanks berat yah kalo udah sering mampir, sorry nih belakangan agak lama update, nonton sih terus2an, tapi reviewnya agak terhambat gara2 ada kerjaan proyekan dulu dua bulan ini. hihi.

      Next project nolan tuh belom ada sih, kabar terakhir kan dia mau kampanye untuk menjaga kelestarian format film analog dari serbuan format digital, seperti yg kita tahu doski kan penggemar format film, hehe😉

      Like

  23. emangnya apasih data quantum yg ditemukan TARS? gimana caranya bisa ditemukan?trs kok bisa ya buat stasiun luar angkasa gitu gimana cara mereka manusia masa depan nganter manusia2nya kesana? hehe maaf gan kalo pertanyaannya aneh/?

    Like

    • Soal detail data quantum itu emang gak ada yg bisa ngerti, yg jelas data yg ditemukan TARS itu bisa jadi rumus gravitasi baru yang revolusioner sehingga manusia bisa bikin stasiun luar angkasa kayak yg ada di ending.

      Soal nganter dll mah itu kan ceritanya jauh di masa depan, bayangin aja di ending film manusia udah bisa bikin stasiun luar angkasa, berarti ratusan tahun dari itu, mereka pindah2 planet mah udah cemen kali, hehe. Intinya gak usah dipikirkan hal yang gak ada di film, karena itu bukan urusan kita sebenernya😉

      Like

      • Sama sama, sering2 aja mampir, maaf kalo lagi gak update review film, nonton filmnya mah sering, cuma reviewnya agak terhambat karena lagi banyak kerjaan *malah curcol* thanks for reading anyway🙂

        Like

  24. trs kenapa ga stasiun luar angkasa aja yg dijadiin “tempat tinggal baru”nya manusia.. tapi malah berasumsi kalau planet edmunds lah apa yg kita cari selama ini. dikira sy yg tempat cooper bangun itu udah final, hehe

    Like

    • Karena stasiun luar angkasa bagaimanapun juga tetap stasiun bukan sebuah planet, tentu beda lah, sumber daya alamnya pun beda, jadi gak mungkin manusia bakal tinggal selamanya di stasiun luar angkasa.

      Planet edmunds itu bukan hasil asumsi tapi emang udah penelitian yg paling possible kan dari awal juga, kalau planet yg jauh dari lubang hitam pasti planet yg punya kehidupan dan bisa menjaga keturunan manusia sampai berabad abad mungkin.

      Like

    • nambahin jawab aah om da gatel, 1 hal lagi karena manusia itu bereproduksi dan karena ini pulalah Bumi yang kita tinggali sekarang rusak, karena jutaan generasi manusia telah memanfaatkan sumber daya alam. tinggal si stasiun selamanya tentu bisa tetapi, ga boleh reproduksi.

      Like

  25. yg q msh janggal tu pas cooper brd d 5dimensi trus tiba2 brada terbaring di Rs alias selamat.. nh yg jdi pertnyaan bagaimna itu bs trjadi?siapa yg mnylmtkn? klo misal scene itu diadkn ap yg terjadi menurut penalaran imaginasi agan..?

    Like

  26. Hmm,,saya baca komen rekan2 yang sudah nonton Interstellar yg menurut saya imajinasi yang sangat kreatif dari seorang Nolan dalam film ini….ada beberapa hal menarik di film ini, salah satunya mengenai Cooper yg terjebak dalam rak2 buku (Tasseract?) dimana dia mengirim sinyal2 morse ke Murphy dgn gaya gravitasi utk memberitahu keberadaannya. Disitu mgkn yang dimaksud dimensi ke-5 dimana waktu terkotak-kotak, dan ‘di jaman’ murphy, dia sudah melarang ayahnya, Cooper untuk pergi dgn pesan ‘STAY’ (bahkan itu dibilang hantu).

    Jadi sebenarnya dimasa depan sy pikir orang sudah bisa pergi ke masa lampau cuma dia hanya sebatas melihat dr ‘balik’ dimensi ke-5 tersebut. Karena menurut saya masa lampau tidak bisa di’tembus’ (tidak bisa kita berinteraksi secara real krn kalo iya artinya kita bisa mencegah/ menembak diri kita sendiri). Kita cuma bisa melihat dari balik ‘tabir’ seperti yg di-alami Cooper dibalik rak buku karena yg disebut ‘Mereka’ di-ijinkan interaksi untuk itu.

    Mungkin kita sering melihat fenomena ada-nya interaksi yg entah itu Alien, Jin, mahluk astral yg mungkin pula dipersepsikan sebaqai bagian cara ‘komunikasi’ dr mahluk masa depan. Jadi sebetulnya kita mesti bs mengolah cara mereka ber’komunikasi’, entah itu pesan melalui ‘sandi morse’ yg mereka kirimkan atau apa. Nolan memberikan inspirasi perenungan alam gaib dalam bingkai science dalam film ini. Salut buat Nolan.

    Like

      • Maaf ka, sya masih bingung. Kan 5D ttp ga bisa rubah apa2 yg terjadi di masa lalu.
        Disini sya kasih nama :
        1. Cooper 1 = org yg terjebak di 5D bareng TARS
        2. Cooper 2 = org yg muncul bareng murph kecil yg terlihat jg oleh cooper 1.
        ada scene dmna waktu cooper 1 lg kejebak di 5D trus dia ngirim petunjuk ke murph kecil dan cooper 2 yg lg nutup jendela akibat badai debu. nah yg mau sya tanyain cooper 2 yg lg bareng murph kecil itu siapa? Kan cooper 1 lg kejebak tuh di 5D. Klo emng dua org itu sama, apa yg terjadi dgn cooper 2 yg diliat cooper 1 buka pintu kamar ninggalin murph kecil buat pergi? Maaf bnyak nanya ya, hehe..

        Like

      • Cooper emang gak rubah masa lalu, karena masa lalu emang udah diset dari sananya sama cooper juga, peristiwa nutup jendela terus ada pesan berupa garis garis debu itu emang udah garisan takdir cooper kalau suatu saat dia bakal masuk ke dimensi kelima dan ngasih petunjuk itu ke murphy yg masih kecil, intinya cooper yang diliat itu adalah cooper seutuhnya, bukan cooper yang lain, makanya akhirnya dia nerusin ngirim pesan ke murphy lewat detik di jam tangan itu. Begituuu, coba dibaca lagi baik2 si penjelasannya, hehe.

        Like

  27. Maaf ka, sya masih bingung. Kan 5D ttp ga bisa rubah apa2 yg terjadi di masa lalu.
    Disini sya kasih nama :
    1. Cooper 1 = org yg terjebak di 5D bareng TARS
    2. Cooper 2 = org yg muncul bareng murph kecil yg terlihat jg oleh cooper 1.
    ada scene dmna waktu cooper 1 lg kejebak di 5D trus dia ngirim petunjuk ke murph kecil dan cooper 2 yg lg nutup jendela akibat badai debu. nah yg mau sya tanyain cooper 2 yg lg bareng murph kecil itu siapa? Kan cooper 1 lg kejebak tuh di 5D. Klo emng dua org itu sama, apa yg terjadi dgn cooper 2 yg diliat cooper 1 buka pintu kamar ninggalin murph kecil buat pergi? Maaf bnyak nanya ya, hehe..

    Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s