These Final Hours (2014/Australia)


These Final HoursZerosumo.net – Kembali ke negeri kangguru, ada film tentang hari kiamat yang cukup berbeza. Judulnya adalah These Final Hours, film ini menceritakan hari terakhir di bumi, tepatnya 12 jam sebelum bumi tersapu bersih oleh ledakan meteor besar yang baru saja menghantam. Tapi skup cerita dipersempit ke kota Perth di Australia yang secara kebetulan akan menjadi benua terakhir yang akan tersapu oleh ombak api efek dari jatuhnya meteor tersebut. Sebagai film tentang hari kiamat, These Final Hours cukup memberikan pengalaman yang berbeda dari film-film bertema serupa yang diproduksi Hollywood. Tidak aneh film yang digarap oleh sutradara Zak Hilditch ini sempat masuk nominasi Golden Camera di Cannes Film Festival tahun 2014.

Cerita film These Final Hours cukup sederhana, ada seorang pria bernama James (Nathan Phillips) yang menghabiskan 12 jam terakhirnya dengan cara yang kurang meditatif, yaitu bercinta sepuasnya dengan sang mantan kekasih, Zoe (Jessica De Gouw). Setelah mengucapkan salam perpisahan pada Zoe, James berencana untuk pergi ke sebuah pesta yang digelar oleh temannya, pesta rave akhir jaman, dimana semua orang bersenang-senang tanpa batas untuk terakhir kalinya, jadi jangan kaget kalau nanti anda melihat penampakan nudity yang cukup segar, ha-ha. Tapi di tengah perjalanan, hati nurani James terketuk ketika berusaha menyelamatkan seorang gadis cilik bernama Rose (Angourie Rice) yang sedang mencari ayahnya. Merasa mempunyai tanggung jawab sebagai seorang manusia seutuhnya, James membantu Rose mencari ayahnya dibalik chaos yang makin menjadi-jadi sebelum bumi hancur.

These Final HoursFilm dengan tema kiamat memang susah untuk digarap apalagi kalau anda tidak punya bujet gila-gilaan seperti Roland Emmerich yang suka menghancurkan bumi dan seisinya dengan cara yang spektakuler. Oleh karena itu, Zak Hilditch mengambil sedikit pendekatan berbeda, melihat kiamat dari sudut pandang seorang pria yang tidak bisa disebut ‘good guy’ juga, tapi seiring waktu berjalan, pria tersebut melihat kebenaran yang mungkin tersisa secuil di akhir jaman tersebut dengan cara mengantarkan Rose, gadis cilik yang sebenarnya belum siap menghadapi kehancuran bumi. Banyak cara untuk menghabiskan waktu sebelum bumi hancur, dan Zak Hilditch merangkumnya dengan sangat baik (dan juga brutal) lewat These Final Hours-nya ini.

These Final HoursSelain itu, walau film ini tidak didukung oleh spesial efek bombastis ala Hollywood, kita akan tetap menyaksikan bagaimana kehancuran bumi dari jarak dekat. Hal tersebut memberikan efek yang cukup mengerikan dan haunting setelah menontonnya. Belum lagi pemandangan kota Perth Australia yang disajikan dengan sangat apik, kekacauan dan kehancuran moral para warganya tersaji apa adanya ditambah dengan degradasi warnanya yang kuning kecoklatan membuat saya sebagai penonton makin terasa ‘gerah’ melihat bumi yang sebentar lagi terpanggang oleh ombak api.

These Final HoursPenampilan dua tokoh utama beda usianya pun cukup meyakinkan, Nathan Phillips yang sangat kental sekali aksen Australia-nya cukup memberikan penampilan apik ketika berada dalam posisi desperate. Sama halnya dengan Angourie Rice yang menjadi Rose, perannya sebagai gadis cilik yang mungkin belum kenal yang namanya bercinta dan harus menghadapi akhir jaman terbilang cukup meyakinkan. Yang mengagetkan justru ada nama Sarah Snook disini, artis yang sudah cukup populer itu—apalagi setelah peran epiknya di Predestination—hanya tampil selewat saja menjadi seorang wanita delusional yang sudah tidak bisa menerima kenyataan kalau bumi akan hancur dalam seketika. Ha-ha.

These Final HoursWell, dengan bujet yang tidak sespektakuler film Hollywood pada umumnya, These Final Hours tetap memberikan sebuah pengalaman tak terlupakan sekaligus menyentuh tentang bagaimana caranya menghadapi akhir jaman, apakah dengan cara liar dan urakan atau dengan menjadi orang terbaik walau hanya sesaat sebelum bumi hancur? Sebuah perjalanan penuh momen mengharu biru sebelum dunia berakhir. Akhir kata, These Final Hours bisa jadi tontonan alternatif yang cukup berkualitas tentang film-film bertema kiamat kalau anda sudah bosan dengan produk Hollywood yang itu-itu saja. Enjoy the end of the world in Australia!

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s