The Imitation Game (2014/UK)


The Imitation GameZerosumo.net – Ternyata yang namanya ‘diskriminasi’ itu sudah ada dari jaman dulu, setidaknya dari jaman perang dunia kedua, ketika yang namanya ‘diskriminasi’ memakan korban, korbannya pun bukan korban sembarangan, korbannya adalah Alan Turing, ahli matematika yang secara tak langsung dapat dikatakan seorang pahlawan yang berhasil memecahkan kode rahasia Jerman sehingga perang dunia kedua dapat berakhir di tahun 1945, bukan di tahun 1947. Setidaknya itulah pendapat para ahli pada masa itu, kalau tidak ada Alan Turing, perang dunia kedua akan lebih lama dua tahun. Tapi apakah ‘diskriminasi’ yang dimaksud? Untuk tahu lebih lanjut, anda harus menonton film berjudul The Imitation Game ini. Salah satu film kontender di ajang Academy Award 2015, disutradarai oleh Morten Tyldum yang merupakan pengalaman pertamanya menyutradarai film berbahasa Inggris, The Imitation Game merupakan film yang dapat menambah wawasan anda tentang siapa itu Alan Turing dan apa jasa yang telah ia berikan walau pada akhirnya Alan Turing meninggal dunia dengan cara mengenaskan, yaitu bunuh diri. Karena apa? Karena ‘diskriminasi’ yang parah tersebut tentunya.

Menariknya dari The Imitation Game adalah film yang mendapuk Benedict Cumberbatch sebagai lead actornya ini tidak begitu detail menjelaskan bagaimana Alan Turing menciptakan Turing Machine (cikal bakal komputer yang sedang anda pakai sekarang untuk membaca review film saya ini) dan juga bagaimana ia memecahkan kode rahasia Jerman lewat mesin Enigma yang seperti mesin ketik tapi lebih canggih sedikit itu. The Imitation Game lebih mengeksplor bagaimana keadaan Alan Turing yang super pintar dengan segala ‘perbedaan’ yang ia punya harus bisa hidup berdampingan dengan para kerabat dan kolega kerja yang selalu mengharapkan yang terbaik dari Alan Turing. Alan Turing tidak sendiri, ia ditemani Joan Clarke (Keira Knightley) dan juga Hugh Alexander (Matthew Goode) serta teman-temannya yang lain ketika memecahkan kode rahasia Jerman, tapi setelah kejayaan Turing Machine, perlahan-lahan hidup Alan Turing yang pernah menjadi orang penting pada masanya pun mulai pudar seiring dengan banyak kontroversi yang harus ia hadapi. Seperti yang saya bilang sebelumnya, ‘diskriminasi’ karena gender maupun ‘kelainan’ menjadi hal yang cukup vokal pada waktu itu dan The Imitation Game cukup baik menggambarkan semua itu dalam durasi dua jam filmnya.

THE IMITATION GAMESebenarnya bukan masalah bagaimana Alan Turing bisa memecahkan kode rahasia tapi lebih kepada penghargaan pribadi kita masing-masing bahwa Alan Turing—diluar semua kekurangan dan perbedaan yang ia punya—dirinya masih tetap mempunyai hati nurani yang mungkin tidak semua orang bisa langsung memahaminya hanya dengan sekilas. Tapi overall, The Imitation Game cukup menggambarkan semua itu dengan seimbang, walau memang highlight-nya tetap ada di kehidupan Alan Turing tapi tidak serta merta film ini berkurang ketegangannya, apalagi ketika Alan Turing akhirnya berhasil memecahkan kode rahasia Jerman, saya pun ikut gembira bukan main ketika menonton film ini di bioskop kemarin. Selain itu alur ceritanya pun cukup mengalir dari awal sampai akhir walau alur flashback-nya sendiri dibuat tidak terlalu kentara tapi secara keseluruhan kalau anda menonton film ini dengan teliti dari awal, The Imitation Game bukanlah tontonan yang berat kok. The Imitation Game hadir sebagai film biopik yang cukup menyentuh walau kalau boleh jujur secara kualitas sih saya tidak merasa film ini sebegitu hebatnya sampai harus masuk nominasi bergengsi di ajang Academy Awards.

THE IMITATION GAMETapi okelah dari segi departemen aktingnya, Benedict Cumberbatch mungkin aktor yang paling hot dua tahun ke belakang, banyak main di proyek studio besar seperti Marvel sampai masih sempat main di film yang mengincar Piala Oscar seperti ini memang bukanlah perkara mudah. Walau begitu aktingnya sebagai Alan Turing yang ‘berbeda’ pun terbilang cukup apik. Penampilannya yang kikuk, jenius dan kadang terlalu cuek seperti Sheldon versi perang dunia kedua bisa membuat penonton tertawa bahkan terharu melihat perjuangannya sebagai orang pintar sekaligus ‘berbeda’ yang mungkin sudah terlalu ‘wah’ bagi orang-orang pada umumnya. Overall The Imitation Game oke, saya menikmati betul film ini walau pada akhirnya, setelah closing credit mulai berputar, The Imitation Game itu tidak jauh berbeda dengan The Kings’s Speech beberapa tahun yang lalu, tergolong biasa-biasa saja sebenarnya tapi cukup menarik hati banyak orang karena kesederhanaannya bercerita. Atau mungkin juri Oscar tahun ini sedang dilanda demam film biopik sehingga mereka nampaknya lebih senang memasukan Morten Tyldum ke nominasi Best Director sementara sutradara seperti David Fincher dan Christopher Nolan yang menghasilkan film epik tahun lalu seperti hilang ditelan bumi, ha-ha. Itu hanya sentimen saya saja terhadap ajang Academy Awards, selebihnya saya tidak terlalu mempermasalahkan kok. Well, satu tontonan yang cukup berkualitas yang harus anda tonton mumpung masih di bioskop, hope you’ll like it.

Rating: 3.5/5

11 thoughts on “The Imitation Game (2014/UK)

  1. asli keren banget nih film. emang sih agak meriding banget pas diceritain tentang masa sekolahnya sama kawan kesayangannya tersebut. yg paling nyesek emang waktu mau ending, bener-bener terharu banget apalagi ngliat si alan mulai nangis dan depressed banget. amazing movie!, benedict emang selalu totalllll!!!

    Like

    • Betul sekali, siapa yg gak merinding karena pada akhirnya gw sadar kalau alan turing itu seorang… hehe. Tapi Benedict emang oke sih aktingnya disini, keliatan banget penghayatannya.

      Like

  2. si benedict emang jago banget meranin tokoh yang “geek” kaya gini😀
    penghayatannya bikin ikut terenyuh di ending cerita. kasian banget nasibnya kaya gitu padahal udah berjuang demi negara. kalo gak ada dia kita gak bakal kenal komputer :”

    semoga si benedict menang oscar tahun ini deh, as best actor😀

    Like

  3. si benedict emang jago banget meranin tokoh yang “geek” kaya gini😀
    penghayatannya bikin ikut terenyuh di ending cerita. kasian banget nasibnya kaya gitu padahal udah berjuang demi negara. kalo gak ada dia kita gak bakal kenal komputer :”

    semoga si benedict menang oscar tahun ini deh, as best actor😀

    oh iya, si chris nolan sama david fincher kenapa ga masuk nominasi juga ya? aku juga bingung sama kayak ente😀 padahal gone girl sama interstellar sangat berkesan😀

    Like

    • Soal gone girl atau interstellar sih hanya tuhan dan juri oscar yang tahu, haha, ya kalau gw liat sih juri oscar masih belom bisa nerima christopher nolan buat masuk jadi kategori sutradara terbaik entah kenapa nolan kayak kena efek dicaprio yang selalu total tapi gak pernah dipandang sebelah mata. Gone girl juga lebih parah, bahkan gak masuk nominasi best adapted screenplay yang notabene screenplay gone girl itu superior jauh dari the imitation game dan segambreng film lainnya di oscar. Hanya mereka dan tuhan yang tahu sih, hehe.

      Well, kita liat aja gimana kiprah benedict, saingannya berat sih apalagi ada michael keaton yang dipuji puji lewat birdman sama si pemeran stephen hawking itu. We’ll see.

      Like

  4. iya nasibnya kaya dicaprio aja, belum pernah menang oscar padahal udah banyak banget film bagus yg dibintanginya😦 semoga taun depan deh nolan sama fincher masuk nominasi. betewe next movie karya nolan sama fincher apa ya? hihi

    JK simmons di film wiplash juga keren banget aktingnya, gak jauh-jauh dari peran bosnya peter parker di spiderman, cuma yg di whiplash lebih ganas😀 masuk nominasi aktor pendukung terbaik dia.

    Like

    • JK Simmons kayaknya bakal menang Oscar sih secara Golden Globe udah dapet, kemungkinannya makin gede.

      Fincher katanya mau remake film Alfred Hitchcock di next project, kalau Nolan masih abu-abu nih, belom ada kabar burung, hehe…

      Like

  5. Pingback: The Theory of Everything (2014/UK) | zerosumo

  6. Pingback: Unbroken (2014/US) | zerosumo

  7. menurutku gan, bagus banget ini film. akting si cumberbatch gila, keren. di sherlock dia bisa ngegambarin, disini dia juga bisa ngegambarin alan turing tu kek gimana. memang film ini terlihat sederhana, tapi kesederhanaannya itu yang menarik. filmnya tidak menggebu gebu. bagus bangetttt

    Like

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s