Rock N Love (2015/Indonesia)


Rock N LoveZerosumo.net – Kalau anda penggemar band Kotak dan suka film yang kental sekali dengan nuansa musik cadas mungkin Rock N Love adalah tontonan yang tepat untuk anda. Beberapa hari lalu saya menonton film yang disutradarai oleh Hedy Suryawan ini dan kalau boleh jujur saya terhibur menonton film yang mengisahkan sepak terjang Kotak di festival musik Jakarta dengan dibalut banyak intrik dan konflik asmara maupun bumbu-bumbu persaingan antar band. Ya, film ini memang dibintangi oleh ketiga personil Kotak dan merupakan debut yang cukup oke bagi Tantri, Chua dan Cella sebagai bintang film dan juga Hedy Suryawan sebagai sutradara yang dulu sempat menggarap video klip Kotak.

Rock N Love mengisahkan kiprah band Kotak di ajang festival musik Jakarta Distortion Wave. Sayangnya perjalanan mereka tidak semulus kulit wajah Tantri karena Kotak harus bersaing dengan band metal banyak omong bernama Rebel Youth yang digawangi oleh Rotor (Ganindra Bimo), yang entah kenapa hobi sekali bikin ribut daripada bikin musik. Selain harus berurusan dengan band Rebel Youth, para personil Kotak pun dilanda kegalauan karena masalah asmara, dari mulai hubungan Tantri dan Robin (Vino G. Bastian) yang naik turun, Chua yang sedang didekati pria ganteng bernama Arman (Spencer Jeremiah) dan Cella yang sedang berusaha “move on” sampai akhirnya bertemu wanita manis bernama Annisa (DJ Una).

Rock N LoveIntinya, film Rock N Love ini secara tidak langsung memang mengisahkan perjuangan band Kotak untuk menjadi band sebesar sekarang dan juga perjalanan mereka dalam menginspirasi para pendengarnya kalau yang namanya musik rock itu tidak selamanya selalu harus berpenampilan dan berkelakuan sangar. Segahar-gaharnya setelan Cella pun ia tetaplah manusia biasa yang bisa patah hati karena wanita, sama halnya dengan Chua yang bisa malu-malu kucing ketika kenalan dengan teman baru ataupun Tantri yang mengalami problematika cinta tidak jauh beda dari kebanyakan orang-orang, atau singkatnya seperti kata Candil, rocker juga manusia.

Rock N LoveSebagai film yang kental sekali nuansa musik rocknya, Rock N Love memang cukup menghibur apalagi bukan hanya soal musik saja yang berusaha ditampilkan, masih ada kisah romansa, humor sampai sedikit aksi yang menjadi bumbu pemanis film berdurasi 90 menitan ini. Gaya penyutradaraan Hedy Suryawan pun terbilang cukup oke, karena tidak sedikit beberapa scenenya terlihat sangat video klip sekali gayanya, sesuatu yang biasanya tidak lazim ada di sebuah film, tapi justru cukup menambah warna dan ciri khas dari Rock N Love. Urusan akting pun harus diakui kalau para personil Kotak bisa berakting cukup ‘natural’, apalagi di film ini mereka menjadi dirinya sendiri, bahkan Cella yang jarang bicara pun bisa memberikan penampilan yang cukup oke dan kadang kocak karena sikap jaimnya ketika berhadapan dengan wanita.

Rock N LoveSelain itu para pemeran pembantu lainnya cukup menghidupkan nuansa humor Rock N Love, sebut saja trio kru band Kotak yang digawangi Reynold Hamzah, Mono dan Erick Estrada, guyonan slapstick dan ala lenong mereka cukup oke untuk membuat penonton tertawa, dan beruntung porsinya pun tidak terlalu over sehingga saya tidak bosan dengan lelucon mereka yang repetitif itu. Sisanya para nama yang sudah tidak familiar lagi layaknya Vino G. Bastian dan Denny Sumargo cukup bisa mengisi spotlight diantara screen time para personil Kotak yang menjadi karakter sentral di Rock N Love. Hanya saja cerita yang ditulis oleh Syamsul Hadi dapat dikatakan tidak ada yang baru, masih generik layaknya film-film drama komedi pada umumnya.

Rock N LoveBeruntung Hedy Suryawan bisa membungkus film ini dengan padat, singkat dan seru, sehingga di durasinya yang 90 menit itu semua bisa tersampaikan tanpa harus ada yang dipanjang-panjangkan, walau kalau boleh jujur konflik yang berusaha dibangun lewat perseteruan Kotak dan Rebel Youth terasa sangat pointless, motivasinya kurang kuat, malah membuat saya ketawa sendiri tapi overall untuk sebuah tontonan yang menghibur, Rock N Love sudah punya semuanya, ditambah musik rock Kotak dan brewok si Coki pula. Ha-ha. Just sit and enjoy the movie and the music, bro.

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s