Dumb and Dumber To (2014/US)


Dumb and Dumber ToZerosumo.net – Sulit dipercaya kalau Jim Carrey dan Jeff Daniels akhirnya kembali lagi dalam sekuel Dumb and Dumber yang berjudul Dumb and Dumber To. Mengingat film pertamanya saja rilis 20 tahun yang lalu, berarti sekarang usia Harry dan Lloyd di film Dumb and Dumber To sudah menginjak angka 50-an. Tapi yang jadi pertanyaan adalah apakah mereka tetap selucu film pertamanya yang kalau boleh saya jujur Dumb and Dumber merupakan salah satu film komedi slapstick yang bisa membuat saya tertawa kapan saja. Sayangnya Dumb and Dumber To tidak seikonik film pertamanya yang mempunyai banyak momen bodoh, walau begitu, sekuel yang masih ditangani oleh Farrelly Brothers ini tetap mempunyai momen konyolnya sendiri dan beberapa diantaranya sukses membuat saya tertawa juga.

Dumb and Dumber ToCerita Dumb and Dumber To dimulai ketika Harry (Jeff Daniels) mengunjungi Lloyd (Jim Carrey) yang sekarang sudah terbaring di rumah sakit jiwa entah karena shock atau apapun itu masalahnya. Tapi ternyata kelakuan Lloyd yang berdiam diri di rumah sakit jiwa itu hanya pura-pura demi mengerjai Harry yang kepalang stres. Setelah Lloyd keluar dari rumah sakit jiwa, Harry meyakinkan Lloyd kalau dirinya butuh donor ginjal karena sedang sekarat. Mendengar ucapan Harry, Lloyd berusaha mencari donor ginjal untuk Harry sampai akhirnya mereka menemukan fakta baru bahwa Harry ternyata mempunyai seorang anak yang sudah tumbuh menjadi gadis remaja bernama Penny (Rachel Melvin). Dengan alasan kalau donor ginjal bisa diberikan oleh anggota keluarga yang masih sedarah, Harry dan Lloyd memutuskan untuk mencari Penny dan seperti biasa, petualangan mereka kali ini masih dihiasi dengan serangkaian peristiwa konyol nan absurd yang beberapa diantaranya cukup oke untuk jadi bahan lelucon dan beberapa diantaranya cukup garing juga, he-he.

Dumb and Dumber To bukanlah film komedi yang memang 100% lucu kalau dari pandangan saya pribadi, tapi film sekuel yang saya kira tidak mungkin terealisasi ini cukup memberikan kesan nostalgic pada para penggemar film pertamanya. Dan kalau dipikir-pikir plot di Dumb and Dumber To dan film pertamanya tidak jauh beda, sama-sama bertualang mencari seorang wanita, tapi kali ini, karena faktor umur, plotnya sedikit ‘digoyang’, jadi bertualang mencari anak Harry yang kebetulan seorang wanita dan entah disengaja atau tidak, Penny yang umurnya masih muda itu diplot sebagai ‘love interest’-nya Lloyd. Kalau anda tahu gosip beberapa tahun ke belakang, Jim Carrey pernah melakukan tindakan ‘antik’ yaitu merekam dirinya sendiri yang sedang berbicara soal ‘kekagumannya’ pada Emma Stone. Setelah tindakan antiknya itu, Jim Carrey dicap ‘aneh’ dan ‘gila’ oleh beberapa kalangan karena tidak sadar umur, ha-ha. Mungkin itulah lelucon paling meta yang pernah ada di Dumb and Dumber To selain kemampuan kamuflase Rob Riggle menjadi tembok dan counter minuman yang sukses menipu mata saya. Akhir kata, mungkin Dumb and Dumber To bukan film komedi yang cocok untuk semua orang apalagi untuk para kritikus, tapi walau tidak sempurna, at least beberapa momen di durasinya yang kurang dari dua jam itu memberikan hiburan yang cukup bagi saya. Love it or hate it, just enjoy the comeback from the dumb and dumber.

Rating: 3/5

What's your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s